Momen Yang Layak Dikenang Saat Copa America
0

Momen Yang Layak Dikenang Saat Copa America

Jun 14 artikel  

Galaxy88 – Copa America menjadi ajang bergengsi di Amerika Selatan. Beragam momen menarik turut membumbui perjalanan kejuaraan yang menampilkan atraksi sepak bola khas Amerika Latin.

Brasil, Argentina, Uruguay, dan Chile dapat menjadi garansi level kualitas persaingan Copa America. Terlepas keikutsertaan empat negara tersebut, masih ada pula potensi kejutan yang berasal dari kontestan agen sbobet lain.

Baca juga: Brasil dan Argentina Lapar Gelar Juara

Pertemuan Brasil dan Argentina menjadi salah satu hal menarik yang selalu ditunggu di setiap edisi. Selain itu, intensitas laga yang tinggi juga kerap mengundang wasit mengumbar kartu dan menjadi pengeruk perhatian penonton dan pemirsa.

Berikut 5 laga yang cukup menarik dan penuh sejarah di Copa America:

1. Argentina vs Brasil

Argentina dan Brasil adalah rival yang pertemuannya selalu dinanti. Duel hangat cenderung panas antara Tim Tango dan Tim Tango sudah terjadi sejak Copa America masih bernama Kejuaraan Amerika Selatan. Tak hanya melibatkan pemain dari kedua kesebelasan, tensi tinggi juga disebabkan penonton yang provokatif.

Pada 1937 Argentina menang atas Brasil yang mengaku takut atas ancaman penonton kepada para pemain berkulit hitam. Dua tahun berselang pemain Albiceleste meninggalkan lapangan karena kecewa dengan kepemimpinan wasit. Pertemuan tahun 1945 dan 1946 menghasilkan pemain yang mengalami patah kaki.

Momen Yang Layak Dikenang Saat Copa America

Momen Yang Layak Dikenang Saat Copa America

Ganjalan-ganjalan keras dan kontroversi di atas lapangan dalam laga antara dua negara kolektor gelar Piala Dunia tak ayal memantik reaksi penonton agen bola.

Aksi Tulio Maravilha yang mengontrol bola dengan tangan sebelum mencetak gol ke gawang Argentina pada Copa America 1995 adalah salah satu contoh perdebatan yang cukup melegenda.

Terlepas dari laga yang panas dan mengundang persengketaan, duel antara Argentina dan Brasil sejatinya merupakan panggung adu gengsi yang memiliki daya tarik lantaran individu-individu yang memperkuat tim tersebut setiap penyelenggaraan Copa America.

Baca juga: Tim Unggulan di Copa America 2019

2. Final Copa America 2017

Uruguay boleh disebut raja di Copa America. Hingga kini skuat La Celeste merupakan negara dengan jumlah gelar terbanyak. Dengan 15 trofi, Uruguay mengungguli dua raksasa Amerika Latin, Argentina dan Brasil.

Momen Yang Layak Dikenang Saat Copa America

Momen Yang Layak Dikenang Saat Copa America

Salah satu gelar juara dihasilkan Uruguay pada 1987. Dalam laga final, Uruguay menang 1-0 atas Chile. Partai puncak itu tidak hanya menghasilkan satu gol, tetapi juga empat kartu merah. Kedua kesebelasan sama-sama kehilangan dua pemain taruhan bola.

Laga keras cenderung brutal yang membuahkan empat kartu merah juga sebelumnya terjadi ketika Kolombia bertemu Bolivia pada fase grup Copa America 1987.

3. Martin Palermo Hattrick Gagal Penalti 1999

Argentina tak pernah kering talenta berbakat. Martin Palermo adalah salah satu nama yang pernah menjadi andalan di lini depan kesebelasan yang khas dengan warna biru muda dan putih tersebut.

Pada Copa America 1999, Palermo yang mengenakan nomor punggung sembilan itu mendapat tiga penalti dalam kesempatan yang berbeda. Tendangan penalti Palermo yang pertama mengenai mistar dan memantul ke luar lapangan.

Momen Yang Layak Dikenang Saat Copa America

Momen Yang Layak Dikenang Saat Copa America

Eksekusi tendangan 12 pas yang kedua dari Palermo melambung tinggi mengangkasa. Sementara pada kesempatan ketiga, tembakan Palermo judi bola digagalkan kiper Miguel Calero.

Dalam laga di fase grup tersebut, Argentina kalah 0-3. Palermo pun masuk dalam catatan Guiness Book of World Records lantaran tiga penalti gagal dalam satu pertandingan.

Baca juga: Ronaldo Paling Banyak Mengoleksi Trofi UEFA

4. Honduras Kalahkan Brasil 2001

Menghadapi negara non-unggulan, kemenangan adalah hal wajar bagi Brasil. Sedangkan hasil sebaliknya adalah kejutan yang layak jadi berita besar. Itulah yang terjadi pada 2001, ketika Tim Samba takluk dari Honduras.

Kendati tanpa nama-nama top pada masa itu seperti Ronaldo Luiz Nazario de Lima, Ronaldinho, atau Rivaldo, Brasil tetaplah memiliki nama tenar di dalam skuatnya. Emerson, Juninho Paulista, Juninho Pernambucano, Mario Jardel, dan Dida adalah pemain terkemuka pada masa itu.

Namun Brasil tak kuasa menghadapi Honduras, yang merupakan peserta undangan, di babak perempat final. Honduras pun melaju ke partai semifinal dan kemudian menempati peringkat ketiga.

Leave a comment

Type your name
Type your email
Website url
Type your comment