Mario Balotelli Korban Rasisme Sejak kecil
0

Mario Balotelli Korban Rasisme Sejak kecil

Jun 01 artikel  

Mario Balotelli Korban Rasisme Sejak Kecil. Bomber timnas Italia, Mario Balotelli mengungkapkan bahwa dia kerap mernjadi sasaran aksi rasisme sejak kecil. Balotelli pun tidak akan mendapatkan banyak masalah andai berkulit putih.

Mario Balotelli Korban Rasisme Sejak Kecil

Mario Balotelli Korban Rasisme Sejak kecil

Balotelli saja menjalani Comeback bersama timnas italiaa. Ia tampil apik pada laga melawan Arab Saudi. Pemain berusia 27 tahun mencetak satu goal dan mengantarkan Italia menang dengan sekor 2 – 1 atas Arab Saudi.

Tapi pada laga tersebut aksi rasisme lewat sebuah pesan sepanduk yang dilakukan pada Balotelli. Penyerang Nice tersebut tidak habis pikir dengan aksi tersebut.

“Seandainya saya berkulit putih, maka saya tidak punya banyak masalah. Saya menerima banyak surat dari anak-anak yang mengaggap saya sebagai contoh karena tidak mundur melawan rasisme. Tapi, itu memalukan”.

“Pada tahun 2009, ketika saya beranjak dewasa. Tapi, sepanjang pertandingan antara Inter melawan Juventus, mereka memanggil saya Monyet, Negro, Kembali ke Afrika dan mencemooh saya”.

Balotelli mengaku aksi rasisme tidak hanya dia terima dari pentas sepakbola saja. Permain keturunan Ghana ini mengaku juga mengalami hal-hal tidak menyenangkan saat berada di bangku sekolah.

“Ketika ada camilan yang hilang dari meja di sekolah, para guru langsung menuduh saya tanpa menyelidiki lebih dahulu”.

“Tapi, kemudian ada insiden yang membuat saya tidak berani menangis. Saya sudah mengerjakan semua PR dan ibu membiarkan saya untuk bermain bola. Hai teman-teman, saya bolehkah saya bermain, tidak Mario, kamu tidak bisa ikut, karena kamu hitam”.

Balotelli sendiri serlama ini dikenal sebagai sosok yang bengal. Tapi, belakangan dia disebut berubah jadi lebih dewasa dan penampilannya di atas lapangan pun mulai membaik.

Leave a comment

Type your name
Type your email
Website url
Type your comment